73 Gejala Kanker Darah Sesuai Dengan Jenisnya
Konsultasi/Order/Reseller bisa menghubungi :
PIN BBM LEVi 269B2FEA / 5B4414BA
WA/SMS/TELPON : 0816 426 9117
Advertisement
Kanker darah atau biasa dikenal dengan leukimia terjadi karena kelebihan sel darah putih. Dimana sel-sel kanker menyerang pada bagian sistem peredaran darah dan limfatik, dan terutama menyerang pada bagian sum-sum tulang.
Dalam mendeteksi terjadinya kanker darah, perlu diketahui terlebih dahulu gejala utama yang terjadi pada tubuh kita dalam penyerang sel-sel darah yang tidak normal.
Terdapat empat jenis kanker darah leukimia, yaitu Kanker Darah Leukimia limfosit akut, Kanker darah limfosit kronis, Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut, Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis. Dari keempat jenis kanker darah leukimia tersebut memiliki gejala yang sama dengan penyerangan sel-sela kanker sesuai pertumbuhan dan perkembangannya.
Berikut gejala-gejala terjangkitnya kanker darah leukimia sesuai dengan jenisnya.
Gejala Kanker Darah Leukimia limfosit akut
Kanker jenis ini biasanya tumbuh dengan cepat di bagian sumsum tulang dengan jenis sel darah putih limfoblas. Gejala((macmillan.org.uk ,Symptoms of acute lymphoblastic leukaemia, di akses 15 November 2014)) :
- Muka terlihat sangat pucat.
- Mudah lelah karena kurangnya sel darah merah (anemia).
- Perasaan kurang sehat.
- Sakit tenggorokan atau mulut.
- Sakit sendi dan tulang.
- Mudah terkena infeksi karena kurangnya sel darah putih yang sehat.
- Pendarahan yang tidak biasa, ini dikarenakan trombosit yang sangat sedikit. Contohnya saja seperti memar yang tiba-tiba timbul tanpa sebab, gusi berdarah, dan suka sekali mimisan.
- Terdapat benjolan yang disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di dalam ketiak, leher, selangkangan,atau perut.
- Demam
- Terdapat bintik-bintik merah pada kulit.
- Berkeringat di malam hari.
- Penyembuhan yang sangat lambat, karena kurangnya sel darah putih yang normal, terutama neutrofil.
- Kehilangan nafsu makan sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
- Perasaan penuh di bagian bawah tulang rusuk.
- Sakit perut karena terjadinya pembengkakan hati atau limfa.
- Pembesaran testis pada pria
- Kelumpuhan pada saraf kranial.
- Sakit kepala.
- Merasakan rasa mual.
- Detak jantung yang cepat.
- Nyeri pada dada.
Gejala Kanker darah limfosit kronis
Kanker darah limfosit kronis adalah kanker darah yang menyerang sel darah putih yang disebut limfosit. Gejala((webmd.com ,Chronic Lymphocytic Leukemia, di akses 16 November 2014))((leukaemia.org.au ,Chronic lymphocytic leukaemia (CLL), di akses 16 November 2014)):
- Lemah.
- Mudah lelah.
- Demam.
- Berkeringat di malam hari.
- Pembesaran kelenjar getah bening berupa benjolan dibawah kulit sehingga membengkak.
- Perut terasa penuh sehingga terasa nyeri di sebabkan karena pembesaran limfa.
- Kehilangan nafsu makan dan berat badan.
- Sesak nafas.
- Pembengkakan pada kelenjar getah bening.
- Infeksi.
- Pendarahan yang abnormal.
- Panas dingin.
- Terdapat ruam pada kulit.
- Pusing.
- Anemia.
- Muka pucat.
- Penyembuhan luka lambat.
Gejala Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut
Kanker darah leukimia myeloid akut terjadi karena kelebihan sel darah putih yang belum matang yang biasa di sebut dengan myeloblast. Gejala((ukaleemia.org.au ,Acute myeloid leukaemia (AML), di akses 16 November 2014)):
- Anemia.
- Mudah lelah.
- Pusing.
- Muka pucat.
- Sesak nafas.
- Penyembuhan yang sangat lambat.
- Pendarahan terus menerus.
- Mudah lebam.
- Nyeri tulang.
- Terdapat kelenjar getah bening atau pembengkakan pada daerah leher.
- Gusi bengkak.
- Perut penuh dan terasa tidak nyaman.
- Demam.
- Kehilangan nafsu makan.
- Berkeringat di malam hari.
- Mimisan.
- Mudah terinfeksi.
- Terdapat titik-titik di bawah kulit karena pendarahan.
Gejala Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis
Kanker darah leukimia myelogenous kronis adalah jenis kanker darah leukimia yang berasal dari sel darah. Kanker jenis biasanya di derita oleh orang dewasa dan sangat jarang sekali terjadi pada anak-anak((mayoclinic.org ,Chronic myelogenous leukemia, di akses 16 November 2014)). Gejala((medicinenet.com ,Chronic Myelogenous Leukemia (CML) Symptoms (cont.), di akses 16 November 2014))((dana-farber.org,Childhood Chronic Myelogenous Leukemia, di akses 16 November 2014)):
- Menggigil.
- Berkeringat di malam hari.
- Infeksi yang berulang-ulang karen sel darah putih belum matang sehingga tidak bisa melawan infeksi. Sehingga mudah sekali terkena virus demam dan batuk.
- Kelelahan.
- Berat badan menurun di sebabkan tidak nafsu makan.
- Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, selangkangan, di bawah lengan, pangkal paha, dan dada.
- Mudah sekali lelah.
- Nyeri pada bagian perut karena disebabkan sel-sel kanker berkumpul di dalam ginjal, hati dan limfa.
- Perut terasa penuh setelah makan.
- mudah berdarah.
- Kulit terlihat pucat.
- Ruam kecil berwarna mera tepat pada kulit.
- Penumpukan sel darah putih dimana dapat meningkatkan sumsum tulang sehingga mengakibatkan nyeri tulang sendi.
- Kurangnya sel darah merah sehingga mengakibatkan mudah lelah atau anemia. Ini di akibatkan karena sel darah merah tidak berproduksi dengan cukup.
- Dapat menyebabkan stroke karena pada bagian sumsum tulang terlalu banyak trombosit dan dapat mengembangkan pembekuan darah yang abnormal.
- Kelebihan sel darah putih tapi tidak berfungsi dengan baik, dan mudah sekali terkena infeksi. Hal ini bisa menyebabkan resiko infeksi.
- Limfa yang membesar yang diakibatkan karena peningkatan sel darah putih mengalir dan keluar melalui sumsum tulang dan bersikulasi di dalam limfa.
Dalam tubuh manusia mengandung DNA, dimana DNA ini memiliki sel yang bisa di lihat. Di dalam Kanker darah leukimia myelogenous kronis, DNA kromosom bergerak dari kromosom yang satu ke yang lainnya. Hal ini mengakibtkan, hasil dari sumsum tulang berubah menjadi enzim. Enzim ini dinamakan dengan tyrosine kinase, sehingga menyebabkan banyaknya sel utama menjadi sel-sel darah putih yang sangat berbahaya sekali yang dapat menyerang bagian sumsm tulang((webmd.com ,Cancer Health Center, di akses 17 November 2014)).
Penyebab kanker darah adalah sel kanker darah leukimia yang sudah akut yang berkembang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Sel kanker ini tidak dapat berfungsi dengan semestinya dengan menghasilkan sel darah putih yang normal, sehingga orang-orang yang mengidap kanker darah akut ini dapat beresiko tinggi terkena infeksi dan mengakibatkan timbulnya kanker darah((chealth.canoe.ca ,Leukemia, di akses 17 November 2014)).
sumber google.com