Selasa, 15 Maret 2016

Mahkota Wanita yang paling berharga

MENCEGAH dan MENGOBATI KANKER SERVIKS

Konsultasi/Order/Reseller bisa menghubungi :
PIN BBM LEVi 269B2FEA / 5B4414BA
WA/SMS/TELPON : 0816 426 9117

Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada kaum wanita, dimana kanker ini tumbuh dan berkembang di leher rahim dari vagina. Penyebab Kanker serviks di sebabkan oleh virus HPV, dimana virus ini di tularkan melalui kontak seksual. Kanker serviks bisa terkena pada wanita dengan segala usia.  Biasanya kanker serviks sering terjadi pada wanita usia 30 dan 45 tahun.
Smear test atau skrinning serviks merupakan suatu metode untuk mendeteksi sel abnormal pada leher rahim. Dengan menggunakan smear test yang berfungsi mendeteksi dan membunuh sel-sel serviks yang abnormal, dapat mencegah terjadinya kanker serviks.
Berikut beberapa cara mengobati kanker serviks(( ,Cervical screening, di akses 12 November 2014)) :
1.  Program Skrining Serviks
program skrining servkis bertujuan untuk mengurangi jumlah perkembangan kanker serviks pada wanita.  Semua wanita dengan segala usia di berikan penjelasan dan informasi pengenalan tentang bahayanya kanker servkis, dan bagaimana kanker serviks bisa terjadi. Dengan begitu para wanita bisa lebih mengetahui bagaiman kanker serviks dapat terjadi.
2.  Tes Skrining Serviks (spekulum)
Tes skrining serviks ini berupa alat yang di sebut dengan  spekulum yang lembut. Skrining test ini di masukkan ke dalam vagina dan menahannya agar dinding vagina tetap terbuka, sehingga serviks bisa terlihat. Sample sel serviks ini akan di periksa di laboratorium dengan menggunakan mikroskop, apakah ada sel-sel abnormal yang kemungkinan bisa mengakibatkan kanker serviks.
3.  Tes Virus HPV
HPV merupakan virus yang bisa mengakibatkan kanker serviks, yang di tularkan melalui kontak seksual. Ada lebih dari 100 jenis HPV yang bisa mengkibatkan timbulnya kanker. Dari 100 jenis virus HPV, ada beberapa jenis virus yang beresiko tinggi pada kanker serviks, yaitu HPV-16 dan HPV-18.
Jika sampel yang diambil  menunjukkan tingkat rendah, sampel harus segera di uji untuk mengetahui apakah sampel tersebut mengandung virus HPV. Jika di sampel tersebut mengandung virus HPV, sebaiknya, anda harus segera di rujuk untuk kolposkopi.
4.  Kolposkopi
Tes kolkoskopi di rujuk bagi wanita yang telah menunjukkan adanya virus HPV yang mengakibatkan sel-sel abnormal. Kolposkopi sangat nyaman di gunakan di bandingkan dengan tes spekulum, dan tidak memiliki efek samping bahkan bagi anda yang sedang hamil.  Jika pada area vagina terdapat sel abnormal terdeteksi pada leher rahim, tes biopsi akan di lakukan((cancer.org,How is cervical cancer diagnosed?, di akses 12 November 2014)).
5.  Biopsi
Biopsi merupakan satu-satunya cara setelah melakukan tes kolposkopi, untuk mengetahui apakah area yang merupakan sel abnormal adalah pra-kanker atau sudah menjadi kanker. Biopsi memiliki efek samping seperti ketidaknyamanan, kram, dan rasa sakit pada bagi sebagian wanita.
Beberapa pengobatan biopsi pada kanker serviks :
  • Biopsi kolposkopi. Pada biopsi jenis ini, pertama-tama bagian leher rahim di periksa dengna menggunakan kolposkopi untuk menemukan sel abnormal di dalam leher rahim. Alat bantu yang di gunakan berupa tang biopsi berukuran kecil sekitar 1/8 inch. Tang ini di gunakan untuk menghilangkan sel abnormal pada permukaan leher rahim. Biopsi ini dapat mengakibatkan sedikit pendarahan setelah melakukan tes, nyeri, dan kram ringan. Kadan-kadang, menggunakan anestesi lokal atau obat bius pada bagian leher rahim agar mati rasa sebelum di lakukan tes biopsi.
  • Kuret endoserviks (Scraping endoserviks). Kuret berarti mengorek, atau membersihkan endoserviks dengan menggunakan alat yang di sebut dengan kuret pada endoserviks (bagian yang paling dekat dengan rahim). Kuret beerfungsi mengikis pada bagian dalam kanker serviks, yang kemudian di kirim ke laboratorium untuk di periksa. Kuret bisa menyebabkan kram, atau pendarahan ringan.
  • Biopsi kerucut. Biopsi kerucut merupakan jaringan yang berada di leher rahim vagina, yang di bentuk pada bagian luar serviks.  Biopsi kerucut merupakan pengobatan untuk menghilangkan pa-kanker. Metode biopsi kerucut terdiri dari dua metode yaitu lingkaran electrosurgical, dan biopsi kerucut pisau dingin.
6.  Cystoscopy.
Cystoscopy merupakan pemeriksaan kanker serviks yang telah timbul menjadi kanker. Alat ini berupa selang tipis yang di masukkan kedalam kandung kemih melewati uretra. Dengan begitu, dokter akan melihat apakah di dalam kandung kemih terdapat kanker yang tumbuh di dalam daerah tersebut.
7.  Proktoskopi.
Proktoskopi merupakan pemeriksaan secara visual dari rektum melalui selang yang menyala untuk memeriksa penyebaran kanker serviks ke dalam rektum.
8.  Computed tomography (CT scan). 
CT scan merupakan alat yang bisa mendeteksi penyakit kanker di bagian tubuh anda secara terperinci. CT scan mengambil gambar pada seluruh tubuh anda dengan bantuan komputer, dan gambar anda akan terlihat di dalam komputer. CT scan dapat mendeteksi penyebaran kanker stadium awal yang ada didalam kelenjar getah bening di bagian perut dan panggul.
9.  Magnetic Resonance Imaging (MRI). 
Magnetic Resonance Imaging scan penggunaan dengan gelombang radio dan magnet yang sangat kuat pada pengambilan gambar.  Pada energi gelombang radio pola yang di bentuk sesuai dengan jenis jaringan dan penyakit tertentu.  Selain itu, MRI scan dapat membantu mendeteksi kanker yang telah menyebar pada bagian otak dan sumsum tulang belakang. MRI scan lebih lama waktunya  di bandingkan dengan Ct scan.
10.  Urografi Intravena
Urografi intrvena merupakan sinar x yang berasal dari sistem urin yang telah di ambil, setelah cairan khusus tersebut di suntikkan di dalam pembuluh darah. Zat warna ini dikeluarkan dari dalam aliran darah oleh ginjal dan mengalir melalui ureter dan menuju kandung kemih. Tes menggunakan urografi intervena ini dapat menekan penyebaran kanker serviks ke kelenjar getah bening pada panggul, yang dapat menghambat dan menekan ureter. Tetapi, alat urografi intravena sangat jarang sekali di gunakan.
11.  Tomografi emisi positron Scan
Tomografi emisi positron scan menggunakan kadar glukosa dalam bentuk gula yang memiliki kandungan atom radioaktif.  Radioakif akan mendeteksi radioaitvitas dimana sel-sel kanker dalam tubuh mulai menyerap dengan sejumlah besar kadar gula yang di berikan. Tomografi emisi positron scan ini di gunakan pada penyakit yang lebih serius dan jarang sekali di gunakan untuk penderita kanker servkis dini.


Kanker serviks sering terjadi pada wanita muda, dimana gejala kanker serviks ini baru terlihat beberapa tahun setelahnya. Mengikuti program kursus dan melakukan tes skrining lebih awal akan memberikan dampak yang sangat baik untuk anda. Dan sangat penting sekali untuk anda mengetahui ciri-ciri kanker serviks dan pencegahan sejak dini.
Dengan menggunakan Natural CRYSTAL X dari NASA 
smoga artikel ini bermanfaat
sumber google.com

Jumat, 04 Maret 2016

jagalah mahkota anda

Konsultasi/Order/Reseller bisa menghubungi :
PIN BBM LEVi 269B2FEA / 5B4414BA
WA/SMS/TELPON : 0816 426 9117




Crystal-x ini dibuat dari mineral alam yang berfungsi membantu membunuh bakteri, virus dan kuman penyakit, menghilangkan bau, dipadu dengan zat antiseptik dari :

1. Daun sirih yang berfungsi untuk menyembuhkan iritasi dan infeksi,
2. Rumput laut untuk memberikan nutrisi pada jaringan epitel pada rongga miss v
3. Daun sisik Naga
 zat viniel dari daun sisik naga yang akan melenturkan dan merapatkan miss v.

Manfaat dan Fungsi Crystal X
1. Membunuh kuman, jamur dan bakteri.
2. Mengaktifkan dan melenturkan miss V
3. Menghilangkan bau tak sedap.
4. Mencegah dan menyembuhkan keputihan.
5. Membersihkan kerak dan kotoran diselaput miss V
6. Menambah kepekaan terhadap daya rangsang.
7. Menyembuhkan iritasi diselaput miss V.
8. Mencegah terjadinya kenker alat reproduksi wanita
9. Menyuburkan kandungan.

Cara Pemakaian Crystal X*

1. Basahi Crystal X dengan air
2. Oleskan Crystal X disekitar bibir vagina sehabis mandi/ rendam cx sktr 2 menit hbs itu basuhkan air di miss v (bagi yg masih gadis)
3. Masukan CX ke dalam miis s sambil diputer2 5-10 kali (bagi yg sudah menikah)
4. Bersihkan Crystal X & simpan di tempat kering
5. Dosis pakai: 2x sehari sehabis mandi (untuk perawatan)
5. Disarankan untuk dipakai 5menit sebelum dan sesudah berhubungan intim
6. Untuk masih gadis, rendam crystal X ke dalam air +-2 menit, gunakan air rendaman untuk mencuci miss V secara teratur. *) Untuk pemakaian lebih efektif, silahkan konsultasikan dengan Agen yang melayani anda.

Efek Positif

- Akan keluar kotoran dari dalam vagina yang bentuknya berbeda-beda dari tiap orangnya, disarankan lanjutkan saja penggunaannya sampai vagina terasa bersih.

- Keluar cairan bening yang merupakan bibit penyakit dan terasa gatal, sangat disarankan untuk tetap menggunakannya sampai kuman/bibit penyakit tersebut hilang (tidak terasa gatal lagi).

- Vagina akan terasa menyempit, bersih dan tidak berbau.

- Pemakaian jangka panjang tidak akan memberikan efek negatif karena Crystal X dirancang untuk mencegah penyakit dan penggunaannya pada organ luar sehingga tidak berefek pada organ dalam.

Catatan

- Untuk sebagian pemakai natural Crystal X kadang-kadang saat pemakaian awal akan terasa perih, ini disebabkan terjadinya proses penyesuaian pH(derajat keasaman) vagina. Jika anda mengalaminya, teruskan saja penggunaan Natural Crystal X. Aman kok

- 1-2 hari setelah pemakaian Natural Crystal X biasanya akan keluar cairan dari Miss V. Hal ini menandakan bahwa telah mulai proses pembersihan Vagina. Hal ini normal terjadi. Untuk mereka yang banyak beraktivitas di luar rumah bisa menggunakan dahlulu pembalut yang tipis.

Perhatian :

- TIdak boleh digunakan pada saat menstruasi atau masa kehamilan. - Perlu dijaga hati-hati dan jangan sampai terjatuh karena sifatnya mudah pecah⁠⁠[13:34, 4/3